Berdoa Disertai Ucapan Syukur

Posted by Doa Kristiani Saturday, April 27, 2013 1 komentar

Ayat bacaan: Filipi 4:6

=======================
"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

Seperti apa bunyi doa yang kita panjatkan setiap hari kepada Tuhan? Kebanyakan orang hanya mengisi doanya dengan daftar permintaan, keluhan dan hal-hal lain yang dirasa perlu agar hidup bisa lebih baik lagi. Kalau hidup sedang baik-baik saja maka doa pun jarang dilakukan. Buat apa? Toh semua sedang berjalan aman. Begitu masalah muncul, maka doa pun kembali hadir berisikan list permintaan agar kiranya Tuhan menolong mereka keluar dari masalah. Bayangkan seandainya orang yang anda kenal hanya datang mengunjungi anda karena ingin meminta sesuatu atau omongannya hanya berisi keluhan, protes atau hal-hal sejenis lainnya. Tidak kah anda akan kesal dan malas bertemu dengan mereka? Kita sering melupakan hal tersebut dan mengira bahwa doa hanyalah merupakan sarana dimana kita bisa meminta sesuatu, mengeluh atau menyampaikan berbagai keberatan kita dalam menjalani hidup. Apakah itu artinya kita tidak boleh meminta apa-apa dari Tuhan? Atau kita tidak boleh secara jujur mengutarakan isi hati kita kepada Tuhan? Tentu saja tidak. Kapanpun kita boleh datang kepadaNya untuk itu. Tapi jangan biarkan doa kita hanya berisi permintaan dan keluhan saja, karena kita sebenarnya sudah diingatkan agar senantiasa mengisi doa-doa kita dengan ucapan syukur.

Ayat bacaan hari ini menyatakan hal tersebut dengan jelas. "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur." (Filipi 4:6). Ini merupakan hal penting untuk diingat karena pada kenyataannya ada banyak di antara kita yang lupa untuk mengisi doa-doa kita dengan ucapan syukur. Mungkin kita memang memulai doa kita dengan ucapan terima kasih, tapi seberapa banyak yang benar-benar menghayati ucapan syukur itu secara sungguh-sungguh, yang berasal dari lubuk hati kita yang terdalam? Seringkali kita hanya sekedar terbiasa mengucapkannya, hanya basa basi saja sifatnya sementara isi pikiran kita sudah langsung penuh dengan daftar permintaan sejak awal kita mulai berdoa. Tuhan tidak menginginkan doa yang seperti itu. Dia ingin kita terlebih dahulu percaya lewat iman kita. Dia ingin kita memulai doa kita tanpa diselimuti perasaan khawatir. Tuhan mau kita mengangkat permohonan kita dengan rasa percaya yang penuh, berasal dari kecintaan kita kepadaNya, dan hanya itu yang memungkinkan kita untuk mampu mengisi doa dengan ucapan syukur yang sesungguhnya. Tuhan ingin rasa sukacita dalam diri kita tidak hilang dalam keadaan apapun, dan rasa sukacita itulah yang memampukan kita untuk bisa menaikkan puji-pujian dan rasa syukur kita tanpa terpengaruh kondisi atau situasi apapun yang sedang kita alami. 

Seperti apa sukacita itu? Ada banyak orang yang secara sempit mengaitkan sukacita hanya pada kondisi yang tengah dialami saat ini. Tekanan, problema kehidupan, permasalahan dan pergumulan akan membuat sukacita berkurang atau malah hilang sama sekali. Sebaliknya hidup yang sedang tenang akan membuat kita mampu bersukacita. Mungkin pada umumnya orang akan berpikir seperti itu, tetapi sebenarnya itu bukanlah sukacita yang sebenarnya. Alkitab jelas berkata seperti ini: "Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!" (Nehemia 8:11b). Artinya, sukacita yang sesungguhnya bukanlah yang berasal dari apa yang kita alami, melainkan berasal dari Tuhan. Sukacita karena Tuhan, itulah yang menjadi perlindungan kita. Bukannya kita harus kehilangan sukacita karena tertimpa beban, namun justru sukacita itu seharusnya mampu memberikan sebentuk kekuatan tertentu yang memampukan kita bertahan bahkan keluar sebagai pemenang di tengah kesulitan apapun. Itulah sukacita yang sesungguhnya, dan itulah yang memampukan kita untuk terus mengucap syukur dengan tulus dan sungguh-sungguh dalam penghayatan penuh dalam doa kita, meski situasi dan kondisi sulit sekalipun tengah berkecamuk dalam hidup kita.

Seperti itulah ucapan syukur yang dikehendaki Tuhan untuk hadir dari hati, memenuhi pikiran dan keluar dari mulut kita dalam berdoa menaikkan permohonan. Itulah yang memungkinkan kita untuk menerima jawaban dariNya dan merasakan kedamaian hadiratNya yang kudus ketika kita berdoa. Bukan sekedar ucapan syukur biasa, bukan hanya lips service atau basa basi saja, tetapi sebuah ungkapan syukur yang berasal dari hati terdalam kita, yang dipenuhi sukacita dan dihayati secara sungguh-sungguh. Naikkan dengan penuh ucapan syukur, dan jangan lupa satu hal yang sangat penting, lakukanlah dalam nama Yesus. Sebab firman Tuhan berkata "Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan,lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita." (Kolose 3:17). Lalu kita pun diingatkan seperti ini: "Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur." (4:2). Jangan pernah berhenti, putus asa atau hilang harapan. Teruslah bertekun dan tetaplah berjaga-jaga sambil mengucap syukur kepada Allah. Teruslah lakukan demikian hingga tiba saatnya dimana tangan Tuhan sendiri yang akan turun mengangkat anda keluar dari masalah dan mengabulkan permohonan-permohonan anda.

Kita tidak perlu khawatir meski berada dalam kondisi seperti apapun, karena kita punya Allah yang setia dan penuh belas kasih. Berada dalam himpitan masalah sekalipun bukan berarti kita harus cemas, karena sesungguhnya Tuhan tidak pernah sekalipun meninggalkan kita menghadapi itu semua sendirian. We all can rest our worries on Him. Tuhan mendengar dan siap mengabulkan permohonan kita. Tapi semua doa kita harus kita sertai dengan ucapan syukur yang sepenuh hati. Penuhi diri kita terlebih dahulu dengan iman yang disertai rasa percaya sepenuhnya, jangan biarkan sukacita Allah yang sejati hilang dari diri kita, lalu berdoalah. Ucapan syukur dalam hidup kita sesungguhnya sangat penting. Bukan saja ketika hidup tengah tenang, tapi justru ketika guncangan demi guncangan tengah membuat kita gelagapan bagai diserang dari segala arah. Sulit mungkin untuk mengucap syukur dalam kondisi seperti itu, tapi itulah yang diinginkan Tuhan untuk kita lakukan."Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu." (1 Tesalonika 5:18). 

Apabila doa kita masih melulu berisi daftar permintaan dan permohonan, ini saatnya untuk mengisinya dengan ucapan-ucapan syukur. Tuhan tahu apa yang menjadi masalah kita tanpa kita harus ribut berteriak setiap hari kepadaNya. Tidak ada perkara mustahil untuk dilakukan Tuhan bagi kita orang percaya, dan ingatlah bahwa Tuhan sangat mengasihi kita anak-anakNya yang Dia ciptakan dengan sangat istimewa. Malam ini datanglah kepadaNya dan berikanlah ucapan syukur anda yang terbaik, dan rasakan kasihNya yang begitu damai memenuhi hati anda. 

Kecemasan menghambat doa kita, karena itu gantilah dengan ucapan syukur yang tulus yang berasal dari hati

1 komentar:

Anonymous said...

Thanks..sudah .diingatkan
untuk mengucap syukur dalam segala hal..

Post a Comment

Lagu Rohani

Kidung Jemaat

Nama Bayi Kristen